• 12

    Dec

    PSS di Divisi Utama atau ISL?

    Pagi ini saya menerima pesan dari seorang rekan jurnalis sepak bola yang berbasis di Jakarta. Dengan sederhana dia memberi tahu informasi terbaru mengenai nasib Indonesia Super League (ISL) musim depan juga terkait mengenai PSS Sleman. Dia bilang, tiga klub IPL gagal lolos verifikasi. Saya tidak kaget. Sedari awal, saya sudah menduganya dan benar saja salah satu klub itu adalah Pro Duta. Dulu ketika banyak teman bertanya meng...
  • 4

    Apr

    Langkah Berani Jokowi (Mencoba) Menyelamatkan Air Jakarta

    Joko Widodo, Gubernur DKI Jakarta Jokowi berencana menyudahi kontrak dengan perusahaan air minum PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta. Palyja merupakan perusahaan yang mengelola air bersih di daerah barat Jakarta, sementara Aetra mengelola bagian timur. Privatisasi air bersih di Jakarta ini ditandatangani pada 6 Juni 1997 saat era Soerjadi Soedirdja dan mulai berlaku secara efektif bulan Februari 1998, saat Sutiyoso mulai menjabat sebagai gubernur Jakarta. Kontrak berlaku selama 25 tahun sehingga baru akan berakhir pada tahun 2022. Ketika kontrak berjalan setengah j...
  • 27

    Dec

    Kebijakan Pertanian Pada Masa Pra Kemerdekaan

    Pertanian di Dataran Tinggi Dieng Pertanian di Indonesia pada masa dahulu sudah mengenal padi sebagai varietas utama yang ditanam untuk memenuhi kebutuhan pangan. Budidaya padi di lahan basah (sawah) dengan sistem irigasi dilakukan di daerah Jawa dan Bali. Sementara metode pertanian di lahan kering (ladang), lebih digunakan di daerah lain, seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Padi, tanaman yang bernama latin oryza sativa poaceae menurut sejarah sudah lama ditanam di Indonesia. Padi liar sudah tumbuh secara alami di daratan utama Asia Tenggara dan kemungkinan ...
  • 9

    Dec

    Meneladani Otto Soemarwoto

    PT Pertamina Mengapa anda harus mengemudi jika anda hanya bepergian sejauh 500 meter ? Kurang lebih demikian yang diucapkan oleh almarhum Otto Soemarwoto, ahli lingkungan Indonesia, saat ulang tahun beliau yang ke 80 di Bandung enam tahun yang lalu. Kalimat tanya yang rasanya masih pantas kita ucapkan saat ini. Kita terlalu malas untuk berjalan kaki atau menggunakan kendaraan non-motor, seperti sepeda, untuk mencapai tempat tujuan. Kita lebih suka mengendarai mobil atau sepeda motor, maupun bus dan angkot jika moda transportasi umum ini tersedia. Kebiasaan untuk bepergian ke mana saja dala...
  • 14

    Nov

    BP Migas Bubar, Terus Kenapa ?

    Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Selasa 13 November 2012, bikin heboh. Bukan mengenai kisruh pilkada tetapi perihal Badan Pelaksana (BP) Migas. BP Migas dianggap inskonstitutional sehingga mesti dicabut kewenangannya dan tugas – tugasnya dilimpahkan kepada kementerian terkait sampai ada UU baru. Kementerian ESDM yang dipimpin oleh Jero Wacik jadi bertambah tugas karenanya. BP Migas sendiri didirikan pada 16 Juli 2002 sebagai pembina dan pengawas Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di dalam menjalankan kegiatan eksplorasi, eksploitasi, dan pemasaran migas Indonesia. landasan hukum pendirian BP Migas ini adalah UU no 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta PP no 42 tahun 2002 tentang BP Migas. Keputusan MK ini dikarenakan kewenangan hilir BP Migas dalam mengatur kontr
  • 11

    Nov

    Menjadi Guru Yang Menarik

    “Mengajar itu harus menarik agar kalian itu tertarik mengikuti kuliah,” ujar Prof. Dr. Warsito Utomo kepada kami tadi pagi (Jumat, 9 November) saat membuka perkuliahan mengenai otonomi daerah. Saya pribadi, sebagai salah satu mahasiswa beliau sepakat dengan pernyataan beliau. Jika yang memberi materi menarik dan metode pembelajaran dibuat menarik tentu peserta kuliah akan dengan senang hati mengikuti proses belajar dari awal hingga akhir. Gaya mengajar beliau tidak jauh beda dengan staf pengajar lainnya. Justru malah terkesan konservatif dengan mengandalkan paparan dosen sebagai senjata utama. Lantas kami merasa tertarik ? Cara penyampaian Prof. Dr. Warsito Utomo adalah kuncinya. Beliau mampu memainkan tempo narasinya sehingga tidak terasa membosankan. Gaya bertutur beliau pun
  • 11

    Nov

    Bambang Pamungkas dan Analogi Guru

    Guru adalah sosok yang perlu digugu dan ditiru. Sederhananya, pribadi guru bisa kita jadikan panutan. Dia yang dengan murah hati memberi kita pengetahuan yang kita butuhkan. Apa yang sebelumnya tak kita tahu, kita menjadi tahu berkat berinteraksi dengan guru. Berkat jasanya mencerdaskan generasi muda penerus bangsa, guru sering disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Pengaruh yang begitu besar dari guru bagi kemajuan sebuah bangsa, dianggap tidak “dibayar” sepadan. Jasanya yang besar seringkali terabaikan. Kini, walaupun ada sertifikasi yang membuat guru memperoleh tunjangan materi begitu besar, tetap saja anggapan mereka sebagai pahlawan tanpa tanda jasa tetap ada. Di awal, penulis mengatakan bahwa guru bisa menjadi panutan. Hal tersebut
  • 10

    Nov

    Guru Sederhana Yang Terus Mencipta Part II

    Pada awal 1990an Ciptono kemudian pindah ke Semarang. Melangkah ke pengabdian yang baru, mengajar di SLB YPAC Semarang. Di sinilah, pijakan karir Ciptono menapak jenjang yang lebih tinggi. Pilihannya untuk pindah ke Semarang dilandasi kemauan untuk lebih maju dan berkeinginan untuk memajukan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus yang lebih baik. Perjalanan hidup seorang Ciptono bagaikan sebuah aliran sungai. Terus mengalir, perlahan tapi pasti mencapai angan dalam hidup. Jalan yang telah dipilihnya dan dipandang sebelah mata oleh banyak orang, kini terlihat menunjukkan jalan terang. Tekad yang besar sembari menjalin relasi, tekun untuk terus belajar dan menggali potensi diri, merambah dari satu tempat ke tempat lain, serta mengalami berbagai peristiwa telah membentuknya menjadi pribadi
  • 10

    Nov

    Guru Sederhana Yang Terus Mencipta

    Suatu pagi di hari selasa aku menyempatkan diri sejenak untuk pergi ke Semarang, ibukota Jawa Tengah. Aku berangkat pagi sekali ketika matahari masih malu menampakan diri. Dengan begitu udara masih sejuk sehingga ketika aku mengendarai sepeda motor aku merasa nyaman tanpa dibebani sengatan sinar matahari dan tak terlalu cepat merasa capai. Meskipun kali ini aku berangkat dari Salatiga, kota yang tak terlalu jauh jaraknya dari kota Atlas ini dibanding jika aku harus berangkat dari Yogyakarta, kota di mana aku tinggal. Tujuanku ke Semarang kali ini adalah untuk berkunjung ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Semarang. Bukan sekolah biasa, di sinilah tempat menimba ilmu untuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Hanya anak-anak istimewa yang bisa belajar di sini. Tetapi aku ke sini bukan hanya untu
  • 30

    Oct

    Bepe Pemain Titipan ?

    “Apakah benar kak Bambang Pamungkas masuk timnas karena titipan dari perusahaan alat olahraga ternama dari Amerika Serikat (AS) ?” Demikianlah kurang lebih pertanyaan seorang follower Bambang Pamungkas di akun twitter miliknya (@bepe20) beberapa waktu yang lalu. Cukup menggelikan memang pertanyaan semacam ini, tapi sekaligus mengusik keingintahuan apakah benar memang demikian yang terjadi ataukah hanya tiupan angin lalu. Saya kembali teringat mengenai cerita-cerita yang pernah saya dengar dari kawan tentang isu pemain titipan di PSSI. Sejak dulu, isu mengenai adanya pemain titipan tak pernah hilang dari dinamika PSSI, khususnya tim nasional baik di tingkat junior maupun senior. Saking ramainya perbincangan mengenai hal ini, film Garuda Di Dadaku yang bertema tentang sepakbola d
- Next

Author

Follow Me